Saya akan memberikan Biografi tentang Ryan Giggs!
Ini Dia Infonya:
Biografi Ryan Giggs
Nama : Ryan Joseph Giggs
TTL : Cardiff,Wales 29 November 1973
Ryan Giggs adalah pemain sepak bola Wales yang sekarang berumur 41 tahun bermain untuk Manchester United.
Giggs membuat penampilan pertamanya untuk klub selama musim 1990-1991 dan
telah menjadi pemain reguler sejak musim 1991-1992. Dia membuktikan
dirinya sebagai pemain sayap kiri terbaik selama 1990-an, dan terus
dalam posisi ini baik ke tahun 2000-an, meskipun ia telah semakin banyak
digunakan dalam peran playmaking terlebih dalam tahun-tahun terakhir
ini. Giggs dikenal sebagai pemain tak kenal lelah, penguasaan bola dan
kemampuan untuk menciptakan peluang mencetak gol bagi rekan setimnya.Ryan Giggs merupakan pemain terlama yang pernah membela klub ini dan merupakan
pemain pertama terbanyak tampil untuk MU sepanjang sejarah (805 kali)
setelah memecahkan rekor Sir Bobby Charlton (758 kali). Ia sudah bersama
United memenangkan dua belas kali gelar juara liga (mengalahkan rekor
yang disandang oleh pemain Liverpool F.C., Alan Hansen dan Phil Neal
yaitu sembilan kali), empat gelar FA Cup, dua gelar League Cup dan dua
gelar Liga Champions.Ryan Giggs patut menjadi panutan pesepakbola muda jaman ini.
Loyalitasnya membela United selama lebih dari 18 tahun sangat kontras
dengan gaya pemain-pemain sekarang yang setiap musim pindah klub mencari
bayaran lebih tinggi. Di dalam lapangan hijau, prestasinya tak ada
duanya. Sejak usia muda, kecepatan dan terobosannya di sayap kiri
menjadi senjata utama United era akhir 90-an hingga awal 2000-an. Kini
di usia 34 tahun, Giggs mulai mengubah gaya permainannya menjadi lebih
taktis, tak perlu terlalu banyak berlari tapi tetap saja berbahaya.
Kehidupannya
di luar lapangan juga relatif lebih tenang daripada kehidupan penuh
gemerlap pemain-pemain muda jaman sekarang, bebas dari
pemberitaan-pemberitaan negatif di media. Seorang profesional sejati,
demikian Sir Alex Ferguson mendeskripsikan Giggs. Kontrak Giggs di
United masih terus hingga akhir musim depan. Apakah Giggs akan
menggantung sepatu setelah itu belum ada yang tahu.

Giggs
mendapat gelar Order of British Empire (OBE), dua tingkat di bawah gelar
knighthood yang boleh menggunakan jabatan "sir", dari Ratu Inggris 2007
lalu karena jasa dan pengabdiannya pada sepakbola Inggris. David
Beckham dan Alan Shearer juga mendapat gelar yang serupa. Bicara
prestasi, Giggs tak tertandingi. Bersama United dia juga peraih trofi
terbanyak: 23 trofi, termasuk di antaranya 10 gelar juara liga
(terbanyak dalam sejarah sepakbola Inggris), empat Piala FA, dua Piala
Liga, dan tentunya dua Liga Champions Eropa. Giggs juga adalah pemegang
rekor pemain dengan penampilan terbanyak untuk United hingga saat ini. Karena begitu cemerlang di usia yang sangat muda, Sir Alex Ferguson mau
tidak mau harus ekstra protektif terhadap Giggs. Giggs dilarang meladeni
permintaan wawancara sampai usia 20 tahun. Padahal Giggs sudah mulai
tampil di tim utama Red Devils sejak usia 17 tahun. Selama tiga tahun
Giggs harus jaga jarak dengan para kuli tinta. Banyak gol Giggs masuk
dalam nominasi "Gol Terbaik" atau "Gol Terindah". Namun satu yang tak
akan terlupakan adalah gol solo-run Giggs ke gawang Arsenal dalam laga
semi-final Piala FA 1999. Giggs menggiring bola melewati hampir semua
bek Arsenal, termasuk di antaranya Tony Adams dan Martin Keown, sebelum
akhirnya menceploskan bola melewati hadangan David Seaman. Fantastis.Bakat Ryan kecil pertama kali ditemukan di usia 13 tahun oleh pencari
bakat dari Manchester City, namun Sir Alex Ferguson berhasil merayu
Giggs untuk memilih United dengan menawarkan kesempatan untuk menjadi
profesional dalam tiga tahun. Giggs pun akhirnya bergabung dengan United
di usia 14 tahun. Nama lengkapnya saat kecil adalah Ryan Wilson, nama
keluarga ayahnya. Tapi di usia 16 tahun, setelah kedua orang tuanya
bercerai, Ryan memutuskan memakai nama keluarga ibunya karena ingin
menunjukkan pada dunia kalau dia adalah anak dari ibunya.

Giggs
sempat membela timnas junior Inggris saat masih duduk di bangku sekolah.
Namun ketika ditelusuri garis keturunannya, Giggs ternyata tak punya
darah Inggris dan hanya boleh membela Wales dan Sierra Leone, tanah air
kakek dari ayahnya. Sayang sekali Giggsy tak pernah bisa tampil di Piala
Dunia. Giggs punya rekor disipliner yang sangat bagus. Dia belum pernah
menerima kartu merah dalam karir klubnya, dan hanya pernah sekali
diusir wasit saat membela timnas Wales. Kartu merah itu didapatnya dalam
laga melawan Norwegia pada 2001, di mana Wales kalah.Di luar lapangan, Giggs sangat aktif terlibat dalam pelayanan
masyarakat. Dia adalah duta UNICEF yang melangsungkan kampanye untuk
mencegah tewasnya anak-anak akibat ranjau darat 2002 lalu. Giggs juga
aktif dalam usaha pemberantasan rasisme di dunia sepakbola bersama
bintang sepakbola lainnya seperti Rio Ferdinand dan Thierry Henry. Giggs
pantas bermain untuk timnas Brasil, demikian menurut pelatih Carlos
Dunga setelah timnya bertanding melawan Wales yang dikapteni Giggs 2006
lalu. Brasil menang 2-0, tapi Dunga berkata kalau Giggs pantas bermain
untuk juara dunia lima kali itu bersama dengan bintang-bintang seperti
Kaka dan Ronaldinho.
